RCEP dan TPPA : Memperbaharui Serangan Neoliberal di Asia Pasifik

Beberapa tahun terakhir telah menampakkan kebuntuan negosiasi World Trade Organization (WTO) yang pada dasarnya disebabkan oleh resistensi kuat dari gerakan rakyat terhadap intensifnya serangan neoliberal.

Dalam upaya untuk mengatasi kebuntuan WTO, fokus monopoli modal justru dialihkan pada Kesepakatan Perdagangan Bebas dan Investasi atau Free Trade and Investment Agreements (FTAs) melalui skema bilateral dan regional yang bertujuan untuk menindas tenaga kerja, menghancurkan lingkungan, kesehatan, dan aturan keuangan, sementara di sisi lain justru semakin meningkatkan keuntungan dan penguasaan korporasi.

Proliferasi luas FTA dalam dekade terakhir telah mengakibatkan desentralisasi serangan neoliberal ke berbagai belahan dunia yang telah melemahkan hak-hak pekerja secara efektif dan menggusur masyarakat petani dan kelompok minoritas nasional dari tanah mereka.