Pidato Eni Lestari Pada Sidang Umum PBB 19/09/2016 di New York

Eni Lestari, salah satu pembicara pembuka dalam sidang KTT PBB beber persoalan penting terkait migran dan pengungsi didepan 1900 pejabat negara dan majelis sidang. Dalam pidatonya, buruh migran Hong Kong sekaligus Ketua International Migrant Alliance (IMA) mengungkapkan, migran mayoritas adalah imbas pengangguran, kurangnya kesempatan pendidikan, lemahnya pelayanan sosial, korban kehilangan tanah dan kemiskinan akut dan korban konflik di tanah air.

Keterpaksaanya keluar negeri dimanfaatkan oleh sebuah sistem yang menciptakan profit bagi mereka yang berbisnis migrasi dan memperbolehkan perusahaan-perusahaan terus memangkas upah. Eni menganggap Migran pada ahirnya selalu menjadi sasaran eksploitasi terjebak dalam jeratan hutang, diperdagangkan atau dijebak dalam perbudakan, hak-hak dasar kami diingkari, rentan akan kekerasan, banyak yang hilang bahkan mati. “Kerentanan kami dieksploitasi. Namun kebijakan migrasi justru memperkuat ketidakberadaan kami. Kami dianggap sebagai ancaman keamanan”.