Bantu Korban Tsunami Selat Sunda, Pusat Kemanusiaan Indonesia Bangkit Kirim Relawan ke Lokasi Bencana.

Pemberangkatan relawan Indonesia Bangkit menuju Kecamatan sumur - Pandeglang, Banten 28/12. [IB]

Banten, 28 Desember 2018. Jum’at malam puluhan relawan mulai berdatangan di posko sentral pelayanan Indonesia Bangkit (IB), baik posko sentral kecamatan Sumur – Pandeglang di kampung Garung desa Cigarondong, maupun di posko sentral kecamatan – Anyar Serang, Banten.

Relawan yang tergabung dalam IB umumnya berasal dari organisasi rakyat baik organisasi buruh, organisasi tani maupun organisasi pemuda, mahasiswa, buruh migran dan organisasi perempuan yang bergabung dengan relawan di lokasi bencana. Diantara relawan yang sudah datang di kecamatan Anyar dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) PDK dan PI, Front Nasional (FN), Pimpinan Pusat Aliansi Gerakan Reforma Agraria (PP AGRA), Mineral dan Serikat Demokratik Mahasiswa Nasional.

Relawan yang dikirim akan terintegrasi dengan berbagai pelayanan terhadap pengungsi tsunami selat sunda  yang sudah di lakukan oleh relawan Indonesia Bangkit yang terdiri dari pemuda dan warga dari desa masing-masing.

Hingga H+7 pada 28 Desember2018 tercatat korban tsunami di Selat Sunda adalah 431 orag meninggal dunia, 7.200 orang luka-luka, 15 orang hilang, dan 46.646 orang mengungsi. Dampak bencana diantaranya 1.527 unit rumah rusak berat, 70 unit rumah rusak sedang, 181 unit rumah rusak ringan, 78 unit penginapan dan warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak dan beberapa kerusakan fasilitas publik.  Korban dan kerusakan material ini  berasal dari lima Kabupaten yaitu Pandenglang, Serang, Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus.

Muhammad Ali dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria yang juga turut dalam rombongan mengatakan bahwa pengiriman relawan bertujuan untuk terlibat dalam pelayanan korban, distribusi bantuan, pendataan dan pelayanan pengungsi.

“Tekad kami di Indonesia Bangkit untuk bangkit bersama korban guna saling menyelamatkan, melindungi dan melayani sesama rakyat. Kami juga mengundang berbagai pihak untuk sama-sama memastikan pemenuhan kebutuhan korban sampai kondisi benar-benar pulih kembali” tutur Ali.

Di kecamatan Anyar-Serang Banten,  relawan di pusatkan di desa Bunihara dirumah bapak Muhibudin koordinator Indonesia Bangkit kecamatan Anyer untuk kemudian di sebar ke beberapa lokasi pengungsian terutama pulau Sangiang setelah 2 hari sebelumnya mengirim 4 orang relawan medis ke pulau yang terletak di tengah Selat Sunda, berhadapan langsung dengan gunung anak krakatau tersebut.

Sementara untuk ke kecamatan Sumur 34 orang relawan mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa dikabupaten Serang diantaranya dari Nasional Demokratik people (NDP), BEM Fisip UNTIRTA, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Keluarga Mahasiswa Cibaliung (KUMAUNG) dan berbagai organisasi mahasiswa lainnya.

Selain dari kampus, relawan dari organisasi pemuda seperti Keluarga Pemuda Rancapinang (KPR), My Intip My Kastrol juga sudah terlebih dahulu berada di lokasi. Rencananya para relawan akan di sebar di berbagai desa di kecamatan Sumur, diantaranya desa Ujung Jaya, Taman Jaya, Tunggal jaya dan Cigarondong.  [M04]